"Seorang anak yang terlahir sebagai kado terindah untuk ulangtahun ke-23 Ibundanya" Moch. Marsa Taufiqurrahman Seb...

About



"Seorang anak yang terlahir sebagai kado terindah untuk ulangtahun ke-23 Ibundanya"



Moch. Marsa Taufiqurrahman
Sebuah nama yang dirancang sedemikian baik oleh ibuku, diberikan nama Moch. (Muhammad) diharapkan diriku menjadikan Nabi Muhammad sebagai suri tauladan bagiku. Dilanjutkan dengan sebuah nama yang berarti Tempat Berlabuh yakni Marsa, sangat berharap banyak Ibundaku kepadaku agar diriku kelak menjadi tempat berlabuhnya di hari tua, dan sebgaia tempat berlabuhnyaa adik-adikku di masa depan. Dan Taufiqurrahman, berharap banyak orangtuaku agar aku selalu dalam lindungan Taufiq sang Rahman, sang Maha Pengasih Allah subhanahu wa ta'ala.

Aku lahir di hari Ahad, 09 November 1997, tepat pukul 09.00 WIB di tanah Mayangsari, Jember, Jawa Timur.
Ibuku berjuang untuk menghadirkanku di dunia ini sejak 7 November, 3 hari lamanya.
Kata Ibuku, aku adalah hadiah ulangtahunnya yang ke-23,
karena dulu, saat masa-masa setelah pernikahan Ayah dan Ibuku, Ibuku minta kado kepada ayahku, untuk ulangtahun ke-23 nya nanti, ayahku menjawab, bahwa nanti Allah yang akan memberi kado, yakni seorang anak yang Sholih.

Subhanallah, tepat pada "hari H" ulangtahun ibuku yang ke-23, aku lahir sebagai kado terindah yang diberikan Allah untuknya.

-----
(Singkat Cerita)
Seiring berjalannya waktu, susah senang dalam hidup di lalui,
tiba saatnya aku menginjak umur 16, tepat 09 November 2013, aku terkena musibah sakit.
Sakit yang luar biasa, hingga aku harus meninggalkan masa pendidikanku dan fokus terhadap pengobatanku.
Banyak hikmah yang aku dapat dari musibah ini
Termasuk mengikhlaskan 1 tahun dalam hidupku terbuang, dan harus mengulang kelas 10 lagi di sekolah yang berbeda

-----
4 tahun yang aku jalani sejak umur 16 hingga mendekati umur 20, merupakan hidup yang luar biasa, bertemu dengan sosok yang mewarnai hampir keseluruhan perjalanan ruang hidup selama 4 tahun tersebut. (Ditulis singkat oleh penulis)

-----
Apapun yang telah kujalani hingga detik ini adalah mencoba untuk ikhlas, dan bersyukur, untuk menggapai hidup yang berkah.
Bersyukur, dan Ikhlas itulah kunci kebahagiaan.
Tak perlu Khawatir dengan apa yang akan atau telah ditakdirkan Allah
karena percayalah..
Allah itu baik, benar-benar baik...
----

Ya demikianlah tulisan tentang diriku, hanya ini yang bisa aku tulis, karena yang dapat menilai kehidupanku adalah Allah dan orang terdekatku.
Tulisan "About Twitter" ini hanyalah sebagai prasyarat untuk membuat kesan indah pada blog ini
Terimakasih :)
Think and Feel it!

0 komentar: